Friday, February 6, 2026

Laporan ARKAS SPj BOS 2024 di SMAN.1 Kateman di Duga Markup GARRI, Bukti Awal Valid.

Kab.Inhil,MNCONLINEMEDIA.COM

Gerakan Aliansi Rakyat Anti Korupsi (GARRI) mendesak Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Indragiri Hilir dan Kejaksaan Tinggi Riau segera usut tuntas dugaan penyalagunaan dan kecurangan dana Bantuan Operasional Sekolah Pendidikan (BOSP) tahun anggaran 2024 di SMAN.1 Kateman .

Hal ini di sampaikan oleh Sekretaris Eksekutif GARRI, Ilham Putra,SH kepada wartawan (06/02/26) dalam keterangannya ia meminta kepada penegak hukum khusus Kejaksaan Negeri Inhil untuk melakukan penyelidikan dugaan temuan kami, yang sarat dugaan KKN bahwa uang negara tersebut sarat Manipulatif.

Sambung Ilham Putra,SH lagi, tidak ada yang harus ditutupi semua harus terbuka ke publik, dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2024 di SMAN.1 Kateman itu uang rakyat ujarnya.

Belum lagi dugaan pungutan liar (Pungli) berkedok Sumbangan pendidikan atas nama komite di SMAN.1 Kateman 
dengan dalih kekurangan BOS setiap tahun, hal ini bertentangan dengan Perpres No 87 Tahun 2016 Tentang Sapuh Bersih Pungutan Liar dan Permendikbud No 75 Tahun 2016 Tentang Komite Pasal 12 di Larangan memungut dalam bentuk apapun ujarnya. Bahwa di SMAN.1 Kateman juga terjadi ladang objektifitas bisnis, berkedok koperasi, setiap tahun menjual seragam sekolah yang di kemas PPDB, sementara Pemerintah sudah menetapkan seragam sekolah nasional yaitu, tiga jenis seragam Putih abu-abu, Pramuka dan Olahraga lalu di tambah dari pihak sekolah. Melayu, batik, dan muslim.

Hal ini tidak sesuai dengan Permendikbud No 45 Tahun 2014 Tentang Seragam kata Ilham Putra SH kepada wartawan.

Kami sebagai penggiat anti korupsi GARRI, berdasarkan amanat PP RI No 43 Tahun 2018 Tentang Peran Serta Masyarakat dalam Pencegahan Tindak Pidana Korupsi Kolusi dan Nepotisme dan Pemberian Penghargaan Kepada Masyarakat. meminta sekali lagi kepada Kejaksaan Negeri Inhil, dan Kejati Riau siap melaporkan dugaan temuan dan kecurangan dana BOS di SMAN 1 Kateman tahun 2024.

Bahwa data belanja Kemendikbud Ri tahap ke I di duga laporan ARKAS SPj BOSP tahun 2024 terkesan manipulatif. Dan SPjnya SMAN.1 Kateman mendapatkan dana BOSDA dari Dinas Pendidikan Provinsi Riau.

Dari data yang kita peroleh tahap ke I SMAN 1 Kateman tahun 2024 dengan jumlah siswa penerima
921 orang
tanggal pencairan
18 Januari 2024
rincian penggunaan ;

penerimaan Peserta Didik baru
Rp 0

pengembangan perpustakaan
Rp 287.397.000

kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler
Rp 109.030.000

kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran
Rp 669.000

administrasi kegiatan sekolah
Rp 89.967.700

pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan
Rp 3.780.000

langganan daya dan jasa
Rp 16.351.650

pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah
Rp 60.127.500

penyediaan alat multi media pembelajaran
Rp 1.920.000

penyelenggaraan bursa kerja khusus, praktik kerja industri atau praktik kerja lapangan di dalam negeri, pemantauan kebekerjaan, pemagangan guru, dan lembaga sertifikasi profesi pihak pertama
Rp 0

penyelenggaraan kegiatan uji kompetensi keahlian, sertifikasi kompetensi keahlian dan uji kompetensi kemampuan bahasa Inggris berstandar internasional dan bahasa asing lainnya bagi kelas akhir SMK atau SMALB
Rp 0

pembayaran honor
Rp 17.500.000

Total Dana
Rp 586.742.850.

Data BOS SMAN.1 Kateman tahun 2024 tahap Ke II dengan jumlah siswa penerima
921 orang
tanggal pencairan
09 Agustus 2024
Rincian Penggunaan ;

penerimaan Peserta Didik baru
Rp 0

pengembangan perpustakaan
Rp 99.935.000

kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler
Rp 206.392.350

kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran
Rp 20.785.000

administrasi kegiatan sekolah
Rp 115.437.200

pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan
Rp 147.578.000

langganan daya dan jasa
Rp 20.343.740

pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah
Rp 171.778.500

penyediaan alat multi media pembelajaran
Rp 55.952.600

penyelenggaraan bursa kerja khusus, praktik kerja industri atau praktik kerja lapangan di dalam negeri, pemantauan kebekerjaan, pemagangan guru, dan lembaga sertifikasi profesi pihak pertama
Rp 0

penyelenggaraan kegiatan uji kompetensi keahlian, sertifikasi kompetensi keahlian dan uji kompetensi kemampuan bahasa Inggris berstandar internasional dan bahasa asing lainnya bagi kelas akhir SMK atau SMALB
Rp 0

pembayaran honor
Rp 17.500.000

Total Dana
Rp 855.702.390

Dari data yang kami uraian, dan kami sudah bersurat secara resmi pada 22, 29 Januari 2026 namun etikat baik untuk mengklarifikasi oleh Kepsek SMAN.1 Kateman, tidak mengindahkan UU RI No 14 Tahun 2014 Tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Lanjut Ilham Saputra SH lagi, aturan Bupati dan Gubernur dan aturan Sekolah tidak ada yang lebih tinggi dari Undang- Undang tegasnya.

Tim/red