Padang,MNCMEDIAONLINE.COM
Proyek percepatan SNVT PJPA WS Batang Hari Provinsi Sumbar Peningkatan dan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Utama Kewenangan Daerah DI BWS Sumatera V (Inpres Tahap Ke III) Provinsi Sumatera Barat 14 Kabupaten/ Kota.
Dengan nomor Kontrak : HK.02.01/05BWS.5.11.1/SNVT.PJPA.WS-BH.RA/2025 Tanggal. Kontrak : 06.Nopember 2025 s.d 31 Maret 2026 Sumber Dana: APBN Nilai Kontrak: Rp 76.130.630.000.00. Waktu Pelaksanaan: 146 (Seratus Empat Puluh Enam Hari) Kalender Tanpa Konsultan Kontraktor: PT. Brantas Abipraya (Persero).
Proyek tersebut kata Almar Juan Pasaribu, SH selakua penggiat anti korupsi Front Aliansi Rakyat Anti KKN kepada wartawan (06/05/2026) material pemasangan dranase irigasi sepanjang nagari batu panjang Kec. Pancung Soal Kabupaten Pesisir Selatan oleh rekanan BWSS V Padang memakai adukan material tidak sebanding, seperti lebih dominan banyak pasir dari pada semen, sementara oknum kontraktor menggunakan semen merk merdeka saat itu, sementara kita sudah memproduksi semen padang (lokal) tentu harga ini lebih jauh lebih murah, dan kualitasnya tidak sama ujar Almar Juan saat menunjukkan photo dokumen bertanggal.
Sambungnya lagi, (Almar Juan) kita akan segera Surati Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat dan Kementerian PU agar mengkroscek kelapangan dan melihat kualitas dan kuantitas pekerjaan rekanan BWSS V Padang material yang di pakai, dan kita minta minta kepada penyidik segera periksa oknum PPK dan Satker yang terkait proyek tersebut, ini adalah Intruksi Presiden (Inpres) Tahap Ke III untuk 14 Kab./Kota Sesumbar dan percepatan saluran irigasi bagi masyarakat petani bebernya.
Pekerjaan DI BWSS V Padang ini di satuan Satker Pengelolaan Jaringan Perpipaan Air (PJPA) eks. Saat ini PJ Balai.
Dengan bukti dokumentasi di lapangan dan photo visual yang kami miliki, kita akan laporkan kepada Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat dan Kementerian PU, kita lihat begronnya pak menteri Dody Anggodo orangnya sangat tegas kepada bawahannya.
Sementara awak media bertanya kepada PPK BWSS V Padang Eka Hendra Putra, saat di tanya ia mengatakan itu bukan proyek saya, kami ada tiga PPK di situ (Pessel) dan itu proyek inpres ucapnya via WhatsAppnya kemarin.
Tim