Thursday, July 2, 2026

Ibu Elisabeth Titirloloby, Kogoya Rumbiak, S.Pd Rayakan Ulang Tahun Sekaligus Family Inauguration dan Prosesi Penyematan Marga Adat.

Jakarta Utara,MNCMEDIAONLINE.COM

Suasana penuh sukacita dan kebersamaan mewarnai perayaan ulang tahun Ibu Elisabeth paulus titirloloby,kogoya, Sairery, Rumbiak di teluk Cenderawasih ibu sekaligus sebagai direktur utama di PT DRAGON GOLD PAPUA dan suami Sintong Paulus sebagai komisaris utama yang akrab disapa Elsa. Momen istimewa tersebut dipadukan dengan Family Inauguration serta prosesi penyematan marga adat kepada suaminya, Bapak Sintong Paulus.

Acara yang digelar di Cafe Sagolicius, Kelapa Gading, Jakarta Utara, ( 1/07/2026 ) dihadiri keluarga besar Sairerey, keluarga besar Rumbiak, tokoh masyarakat, serta masyarakat Papua yang berdomisili di Jakarta. Kegiatan ini menjadi simbol pelestarian budaya, penguatan persaudaraan, dan penghormatan terhadap nilai-nilai adat Papua.

Dalam prosesi adat yang berlangsung khidmat, Prof. Dr. Yan Herbert Rumbiak, S.H., MCL., M.M., selaku kakak dari Elisabeth Titirloloby sekaligus Dewan Pembina di PT. Dragon Gold Papua, bertindak sebagai perwakilan keluarga besar untuk
 menyampaikan mandat adat. Pada kesempatan tersebut, Bapak Sintong Paulus secara resmi menerima mandat dan penyematan Marga Rumbiak, sementara Ibu Elisabeth Titirloloby ditegaskan sebagai anak adat Keluarga Besar Sairerey.
Acara tersebut juga dihadiri Purnawirawan Mayjen TNI Donni Hutabarat dan Laksda TNI Dr. Nazali Lempo, S.H., M.H., selaku Dewan Penasehat di PT Dragon Gold Papua yang juga turut menyaksikan prosesi penyematan marga dan memberikan penghormatan terhadap pelestarian adat yang dijalankan keluarga besar Rumbiak dan Sairerey.

Selain penyematan marga, rangkaian acara turut diisi dengan penyematan mahkota adat sebagai simbol penghormatan kepada keluarga serta penguatan ikatan kekeluargaan dalam tradisi masyarakat Papua.

Di luar aktivitas sosial dan budaya, Elisabeth Titirloloby, Kogoya Rumbiak, S.Pd, juga dikenal sebagai CEO PT. Dragon Gold Papua, perusahaan yang bergerak di berbagai sektor strategis, antara lain pertambangan emas, perak, nikel, timah, serta logam mulia lainnya. Perusahaan tersebut berkomitmen menghadirkan solusi yang adaptif, fleksibel, dan terpadu guna mendukung kebutuhan industri dan pembangunan di Papua.
Dalam sambutannya, Elisabeth menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara tersebut serta mengucapkan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang hadir dan menjadi saksi prosesi adat yang penuh makna.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh keluarga, sahabat, dan tamu undangan yang telah hadir. Semoga momen ini semakin mempererat tali persaudaraan dan menjadi penyemangat bagi kami untuk terus berkarya bagi tanah Papua," ujarnya.

Elisabeth juga menyampaikan harapannya agar dirinya bersama sang suami dapat terus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Papua, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Kami akan terus berjuang untuk Papua. Masih banyak daerah yang membutuhkan perhatian, termasuk infrastruktur dasar seperti penerangan. Semoga langkah dan usaha yang kami bangun dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Papua," katanya.

Senada dengan itu, Sintong Paulus berharap berbagai rencana investasi dan pengembangan usaha yang tengah dipersiapkan segera memperoleh seluruh perizinan dari Pemerintah Papua.

"Kami berharap seluruh proses perizinan dapat segera selesai sehingga usaha yang kami bangun dapat berjalan, memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah, membuka lapangan pekerjaan, dan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua agar keluar dari garis kemiskinan," ungkapnya.

Rangkaian perayaan ulang tahun yang dipadukan dengan prosesi adat tersebut menjadi momen bersejarah bagi keluarga besar Rumbiak dan Sairerey. Selain mempererat tali persaudaraan, kegiatan ini juga menjadi wujud nyata pelestarian budaya Papua di tengah kehidupan masyarakat perantauan serta memperkuat nilai-nilai kekeluargaan yang diwariskan secara turun-temurun.

Tim/red